• Beranda
  • Tentang Kami
    Sejarah Visi dan Misi Tata Tertib Jam Layanan Fasilitas Pustakawan Struktur Organisasi Berita Perpustakaan
  • Layanan Perpustakaan
    Layanan Baca di Tempat Layanan Sirkulasi Layanan Referensi Layanan Penelusuran Informasi Layanan Bimbingan Literasi Informasi Layanan Ekstensi
  • Layanan Referensi
    Layanan Meja Informasi Layanan Bimbingan Penggunaan Koleksi Referensi Layanan Penelusuran Layanan Konsultasi Layanan Kesiagaan Informasi
  • Keanggotaan
    Area Anggota Buku Tamu Survey Kebutuhan Survey Kepuasan Pendaftaran Anggota Online FAQ
  • OPAC
  • Pilih Bahasa : Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu
Semua Komputer Filsafat Agama Sosial Bahasa Sains Teknologi Seni Sastra Sejarah

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}

Ilmuwan Temukan Rahasia Anti Macet dari Semut: Solusi Mobil Otonom!


JAKARTA - Di masa depan, mobil-mobil otonom meluncur mulus di jalan raya tanpa hambatan, seperti barisan semut yang teratur. Mimpi ini mungkin menjadi kenyataan berkat penelitian terbaru yang mengungkap rahasia semut dalam menghindari kemacetan.
 

Semut: Ahli Strategi Lalu Lintas Mikro
Dari ketinggian, mobil di jalan raya memang tampak seperti semut. Namun, semut—tidak seperti mobil—memiliki kemampuan luar biasa untuk menghindari kemacetan. Para peneliti kini tengah mempelajari taktik kooperatif serangga kecil ini untuk mengembangkan mobil otonom anti-macet di masa depan. 

 

Fase Transisi: Titik Kritis Kemacetan  

“Kemacetan terjadi seperti fase transisi, layaknya air yang berubah dari cair menjadi padat,” ungkap Katsuhiro Nishinari, fisikawan matematika di Universitas Tokyo, yang mempelajari fenomena kemacetan. Pada kepadatan 15 kendaraan per km per jalur, satu pengemudi yang menginjak rem dapat memicu gelombang kemacetan yang persisten. 

 

Rahasia Semut: Konstan dan Kooperatif

 Penelitian Nishinari sebelumnya menunjukkan bahwa semut Ochetellus dapat menjaga kelancaran lalu lintas bahkan pada kepadatan tinggi. Apa rahasianya? Dalam studi terbaru yang dipublikasikan di Transportation Research Interdisciplinary Perspectives, para peneliti merekam pergerakan semut Ochetellus di jalur pencarian makan dan menganalisisnya menggunakan model rekayasa lalu lintas. Ternyata, semut Ochetellus bepergian dalam kelompok kecil (3-20 ekor) dengan kecepatan yang hampir konstan, menjaga jarak aman, dan tidak saling mendahului. Strategi sederhana inilah yang memungkinkan mereka menghindari kemacetan.

 

Mobil Otonom: Masa Depan Lalu Lintas yang Kooperatif

 “Manusia cenderung egois di jalan, sehingga kemacetan tak terhindarkan," kata Nicola Pugno, peneliti di Universitas Trento, Italia, yang ikut menulis studi tersebut. Namun, mobil otonom di masa depan dapat diprogram untuk lebih kooperatif, layaknya semut. Mobil otonom dapat berbagi informasi dengan mobil di sekitarnya untuk mengoptimalkan arus lalu lintas, misalnya dengan memprioritaskan kecepatan konstan, menjaga jarak aman, dan tidak saling mendahului. Jaringan Terdistribusi: Kekuatan Semut dan Mobil Otonom Jaringan kendaraan otonom ini akan mirip dengan koloni semut, yang menggunakan aroma untuk berkoordinasi. "Tidak ada pemimpin, tetapi organisasi muncul dengan sendirinya," jelas Noa Pinter-Wollman, ilmuwan perilaku di University of California, Los Angeles, yang mempelajari semut. Sistem terdistribusi seperti ini sangat kuat dan tangguh, baik pada semut maupun kendaraan otonom, kata Nishinari.

 

Keunikan Semut yang Tak Tergantikan 

Namun, semut memiliki kemampuan yang tidak dimiliki mobil, bahkan mobil otonom sekalipun. Semut dapat membuat jalur selebar yang mereka inginkan, tidak seperti mobil yang terbatas pada jalan raya. Ketika terjebak dalam terowongan, semut bahkan dapat berjalan di langit-langit! Selain itu, semut tidak mengalami kecelakaan karena mereka dapat berjalan di atas satu sama lain. 

Pelajaran Berharga dari Semut untuk Pengemudi Saat Ini 

Nishinari menyampaikan satu pelajaran penting dari semut untuk mencegah kemacetan: jangan mengikuti mobil di depan terlalu dekat. Dengan menjaga jarak aman, pengemudi dapat meredam gelombang pengereman yang dapat menyebabkan kemacetan "hantu" tanpa sebab yang jelas. "Menjaga jarak dapat membantu kelancaran lalu lintas," tegasnya.

 

sumber: https://tekno.sindonews.com/read/1540593/613/ilmuwan-temukan-rahasia-anti-macet-dari-semut-solusi-mobil-otonom-1741586621

#industri #mobil



 



 

PERPUSTAKAAAN SMK-SMTI MAKASSAR
PERPUSTAKAAAN SMK-SMTI MAKASSAR
  • Masuk sebagai Admin
  • Download Buku Panduan Aplikasi

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Statistik Pengunjung

Hari ini 29
Online: 29 Onsite: 0
Bulan ini 540
Online: 511 Onsite: 29
Total 17.081
Online: 1.538 Onsite: 15.543

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek


© 2026 — Berbasis SLiMS | Dikelola oleh ePERPUS WhatsApp

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik

Isilah satu atau lebih bidang di bawah ini untuk mempersempit pencarian Anda

Kemana ingin Anda bagikan?
Beranda OPAC Login Daftar