• Beranda
  • Tentang Kami
    Sejarah Visi dan Misi Tata Tertib Jam Layanan Fasilitas Pustakawan Struktur Organisasi Berita Perpustakaan
  • Layanan Perpustakaan
    Layanan Baca di Tempat Layanan Sirkulasi Layanan Referensi Layanan Penelusuran Informasi Layanan Bimbingan Literasi Informasi Layanan Ekstensi
  • Layanan Referensi
    Layanan Meja Informasi Layanan Bimbingan Penggunaan Koleksi Referensi Layanan Penelusuran Layanan Konsultasi Layanan Kesiagaan Informasi
  • Keanggotaan
    Area Anggota Buku Tamu Survey Kebutuhan Survey Kepuasan Pendaftaran Anggota Online FAQ
  • OPAC
  • Pilih Bahasa : Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu
Semua Komputer Filsafat Agama Sosial Bahasa Sains Teknologi Seni Sastra Sejarah

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}

Gaikindo Sebut Aksi Premanisme Ganggu Proyek Industri Sudah Ada Sejak 90-an


Ilustrasi pabrik BYD di Subang

JAKARTA, KOMPAS.com - Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menyampaikan bahwa aksi premanisme berkedok organisasi kemasyarakatan (ormas) yang mengganggu proyek industri seperti dialami BYD, sudah terjadi sejak 1998-an. Oleh karenanya asosiasi tengah berusaha mencari solusi bersama stakeholder terkait supaya kejadian serupa tidak terjadi, membuat investasi di dalam negeri terhambat. "Itu sudah kami sampaikan dan memang terjadi cukup lama, sejak tahun 1998 itu sudah ada kejadian. Kami sedang dalam proses untuk mengatasinya," kata Sekertaris Umum Gaikindo Kukuh Kumara ditemui belum lama ini. Meski demikian, ia mengatakan pihaknya dan para anggota dari Gaikindo telah berkoordinasi dengan pemerintah setempat untuk mengatasi hal tersebut. "Itu sudah ditangani. Kami sudah sampaikan ke pemerintah dan mereka (anggota Gaikindo) juga telah menyampaikan," katanya. Dalam kesempatan itu Gaikindo juga menyarankan kepada setiap produsen yang membangun pabrik untuk melibatkan warga sekitar. Hal ini untuk menghindari kecemburuan sosial sekaligus mensejahterakan masyarakat sekitar pabrik. "Mereka sudah tahu. Sudah pasti otomatis melibatkan warga lokal. Karena misalnya pabriknya di Cikarang kan tidak mungkin mengambil tenaga kerja dari Tangerang," ujar Kukuh. 

Diketahui, belakangan ini ramai aksi premanisme berkedok ormas yang mengganggu pembangunan pabrik BYD di Subang, Jawa Barat. Laporan tersebut disampaikan Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno ketika kunjungan ke Shenzhen, China. "Sempat ada permasalahan terkait premanisme ormas yang mengganggu pembangunan dari sarana produksi BYD. Saya kira itu harus tegas, pemerintah perlu tegas untuk menangani permasalahan ini," ujar dia melalui akun Instagramnya.

Menurut Eddy aksi premanisme berkedok ormas ini mengganggu iklim investasi di Indonesia. Investor berpotensi kabur lantaran tidak mendapatkan jaminan keamanan untuk berinvestasi di Tanah Air. 

PERPUSTAKAAAN SMK-SMTI MAKASSAR
PERPUSTAKAAAN SMK-SMTI MAKASSAR
  • Masuk sebagai Admin
  • Download Buku Panduan Aplikasi

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Statistik Pengunjung

Hari ini 91
Online: 91 Onsite: 0
Bulan ini 602
Online: 573 Onsite: 29
Total 17.143
Online: 1.600 Onsite: 15.543

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek


© 2026 — Berbasis SLiMS | Dikelola oleh ePERPUS WhatsApp

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik

Isilah satu atau lebih bidang di bawah ini untuk mempersempit pencarian Anda

Kemana ingin Anda bagikan?
Beranda OPAC Login Daftar