• Beranda
  • Tentang Kami
    Sejarah Visi dan Misi Tata Tertib Jam Layanan Fasilitas Pustakawan Struktur Organisasi Berita Perpustakaan
  • Layanan Perpustakaan
    Layanan Baca di Tempat Layanan Sirkulasi Layanan Referensi Layanan Penelusuran Informasi Layanan Bimbingan Literasi Informasi Layanan Ekstensi
  • Layanan Referensi
    Layanan Meja Informasi Layanan Bimbingan Penggunaan Koleksi Referensi Layanan Penelusuran Layanan Konsultasi Layanan Kesiagaan Informasi
  • Keanggotaan
    Area Anggota Buku Tamu Survey Kebutuhan Survey Kepuasan Pendaftaran Anggota Online FAQ
  • OPAC
  • Pilih Bahasa : Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu
Semua Komputer Filsafat Agama Sosial Bahasa Sains Teknologi Seni Sastra Sejarah

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}

Mendag: Surplus Dagang RI Berlanjut, Ekspor Nonmigas Jadi Motor Utama


ILUSTRASI. Neraca perdagangan Indonesia pada Maret 2025 mencatatkan surplus sebesar US$ 4,33 miliar. Angka ini lebih tinggi dibandingkan surplus Februari 2025 yang sebesar US$ 3,10 miliar.. KONTAN/Cheppy A. Muchlis

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Neraca perdagangan Indonesia pada Maret 2025 mencatatkan surplus sebesar US$ 4,33 miliar. Angka ini lebih tinggi dibandingkan surplus Februari 2025 yang sebesar US$ 3,10 miliar. Surplus Maret 2025 didorong oleh surplus nonmigas sebesar US$ 6,00 miliar dan defisit migas sebesar US$ 1,67 miliar.

Menteri Perdagangan Budi Santoso menyampaikan, capaian ini melanjutkan tren surplus selama 59 bulan berturut-turut sejak Mei 2020. "Jika melihat secara kumulatif, surplus Januari hingga Maret 2025 tercatat sebesar US$ 10,92 miliar," ujar Budi melalui siaran pers, Rabu (23/4) Budi menjelaskan, surplus nonmigas Indonesia disumbang oleh perdagangan dengan beberapa mitra dagang utama. Perdagangan dengan Amerika Serikat (AS) mencatatkan surplus sebesar US$ 1,98 miliar, India US$ 1,04 miliar, Filipina US$ 0,71 miliar, Malaysia US$ 0,55 miliar, dan Vietnam US$ 0,42 miliar.

Pada Maret 2025, total nilai ekspor Indonesia mencapai US$ 23,25 miliar, naik 5,95% secara bulanan (MoM) dan 3,16% secara tahunan (YoY). Kenaikan ini ditopang oleh ekspor migas yang naik 28,81% serta ekspor nonmigas yang meningkat 4,71% (MoM). Kontribusi ekspor sektor industri pada Maret 2025 menjadi yang tertinggi dengan pangsa mencapai 83,3% dari total ekspor nonmigas. Meski begitu, pangsa ini sedikit lebih rendah dibandingkan Februari 2025 yang sebesar 84,69%. Sektor pertambangan menyumbang 14,07% dan sektor pertanian 2,63%. Ekspor nonmigas dari sektor pertambangan mencatatkan kenaikan tertinggi sebesar 16,96% secara bulanan. Sementara sektor industri naik 2,98% dan pertanian naik 1,73%.

Beberapa produk utama ekspor sektor pertambangan yang mencatatkan kenaikan tertinggi adalah bijih logam, terak, dan abu (HS 26) yang melonjak 4.154,80% (MoM). Kenaikan signifikan ini terjadi setelah diberlakukannya Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 9 Tahun 2025 yang merelaksasi ekspor komoditas konsentrat tembaga. Pada Maret 2025, Tiongkok, AS, dan India menjadi pasar utama ekspor nonmigas Indonesia dengan total nilai ekspor mencapai US$ 9,24 miliar atau 42,37% dari total ekspor nonmigas nasional. Beberapa negara tujuan ekspor nonmigas yang mencatatkan peningkatan terbesar secara bulanan di antaranya Uni Emirat Arab (UEA) naik 68,18%, Turki 60,21%, Brasil 53,24%, Rusia 43,24%, dan Prancis 43,01%. Secara kawasan, ekspor nonmigas ke Karibia naik 88,55%, diikuti Eropa Timur 54,05%, Asia Barat 23,20%, Amerika Selatan 22,38%, dan Eropa Selatan lainnya 18,08%. Secara kumulatif, total ekspor nonmigas pada Januari–Maret 2025 tercatat sebesar US$ 66,62 miliar, naik 6,93% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Kenaikan ini didorong oleh penguatan ekspor nonmigas yang tumbuh 7,84% menjadi US$ 62,98 miliar, meski ekspor migas turun 6,72% menjadi US$ 3,64 miliar.

sumber: https://industri.kontan.co.id/news/mendag-surplus-dagang-ri-berlanjut-ekspor-nonmigas-jadi-motor-utama

#industri #surplusdagang

 

PERPUSTAKAAAN SMK-SMTI MAKASSAR
PERPUSTAKAAAN SMK-SMTI MAKASSAR
  • Masuk sebagai Admin
  • Download Buku Panduan Aplikasi

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Statistik Pengunjung

Hari ini 144
Online: 144 Onsite: 0
Bulan ini 655
Online: 626 Onsite: 29
Total 17.196
Online: 1.653 Onsite: 15.543

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek


© 2026 — Berbasis SLiMS | Dikelola oleh ePERPUS WhatsApp

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik

Isilah satu atau lebih bidang di bawah ini untuk mempersempit pencarian Anda

Kemana ingin Anda bagikan?
Beranda OPAC Login Daftar